DPD LDII

Tarling Hari Ketujuh, LDII Ajak Jamaah Raih Keberkahan Melalui "5 Sukses Ramadhan"

25 Februari 2026

SEMARANG,– Sebanyak 550 jamaah warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Semarang memadati Aula Rumah Dinas Wali Kota Semarang guna mengikuti kegiatan tarawih keliling (tarling) putaran hari ketujuh, Selasa (24/2/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini merupakan bagian dari rangkaian tarling rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangkitkan semangat ibadah di bulan suci.

Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Ahmad Naser, S.Ag. bertindak sebagai imam sholat tarawih, sementara ceramah kultum disampaikan oleh Ustadz Mulyadi, M.Pd.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Mulyadi mengajak jamaah untuk mengejar keberkahan Ramadhan melalui target "5 Sukses Ramadhan", yaitu:

  • Sukses Puasa: Menahan hawa nafsu demi ketakwaan sesuai QS. Al-Baqarah: 183.
  • Sukses Sholat Tarawih: Menghidupkan malam dengan ibadah demi pengampunan dosa.
  • Sukses Tadarus Alquran: Menargetkan khatam dengan bacaan harian yang konsisten.
  • Sukses Lailatul Qadar: Berburu kemuliaan malam yang lebih baik dari seribu bulan.
  • Sukses Zakat Fitrah: Menunaikan kewajiban sebelum Sholat Idulfitri untuk mensucikan diri.

"Puasa adalah amalan istimewa yang pahalanya langsung dibalas oleh Allah. Jadikan momen ini sebagai ajang introspeksi diri agar kita menjadi pribadi yang lebih taat," ujar Mulyadi.

Ditemui di sela-sela acara, Ketua DPD LDII Kota Semarang, Drs. H. Sunarto, M.Si., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme jamaah dan kolaborasi yang terjalin dengan pemerintah kota. Beliau menekankan bahwa program "5 Sukses Ramadhan" bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan bagi umat untuk meningkatkan kualitas diri.

"Kami di LDII terus mendorong warga untuk tidak hanya menjalankan ibadah secara rutinitas, tetapi benar-benar mencapai target kualitas ibadah yang maksimal. Kehadiran 550 jamaah malam ini menunjukkan semangat luar biasa untuk bersinergi dengan Pemkot Semarang dalam menciptakan suasana kota yang religius dan harmonis," ujar Sunarto.

Lebih lanjut, Sunarto berharap agar semangat ibadah ini tetap terjaga hingga akhir bulan suci. "Harapan kami, warga LDII bisa menjadi teladan dalam kesalehan sosial. Dengan sukses menunaikan zakat dan menjaga kerukunan, kita tidak hanya meraih pahala individu, tapi juga berkontribusi pada kesejahteraan warga Kota Semarang secara umum," imbuhnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi seluruh warga Kota Semarang.